Tak selalunya kita bersikap bijak

Tak selalunya seseorang yang dianggap bijak memutuskan sesuatu dengan bijak. Perasaan yang makin lama berada dalam kebanggaan karena dianggap bijak oleh orang-orang sekitar kita seringkali membuat kita makin jauh dari kebijakan itu sendiri. Keputusan-keputusan akan mulai memiliki nilai memihak. Entah itu benar, entah pula salah. Yang pasti itu akan memberikan nilai menguntungkan bagi pembuat kebijakan tersebut.

Evaluasi, kritik, dan nasehat dari orang-orang lain, dari lingkungan sekitar dan pelajaran dari semua kejadian-kejadian yang berlaku pada kita akan memberikan suatu udara baru. Udara yang perlu disesap dengan rasa syukur, hingga akan selalu timbul kesadaran baru bahwasanya kita masihlah manusia biasa yang punya kodrat untuk berbuat salah. Lalu kita pun tak perlu segan untuk belajar dari semua hal yang disampaikan Tuhan melalui makhluk dan peristiwa.

Komentar Dimatikan

Filed under Uneg-Uneg

Komentar telah ditutup